Masih bingung Cara Mengatur Keuangan Keluarga secara maksimal? Jangan khawatir, Investasi Dini sudah merangkumnya lewat artikel berikut ini!

Besar kecilnya gaji seringkali berpengaruh pada cara mengelolanya agar Sobat bisa terhindar dari keadaan defisit keuangan. Apalagi jika gaji Sobat termasuk fixed income alias gaji bulanan tetap dengan keperluan hidup yang seringkali naik turun.
Apalagi tak jarang jika banyak orang yang sudah kehabisan uang di pertengahan bulan. Hal itu kemungkinan saja terjadi implikasi mereka tidak dapat mengelola gaji bulanan dengan baik dalam mencukupi keperluan keuangan rumah tangga.
Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan Gaji Kecil
Setiap keluarga tentu memiliki planning untuk masa depannya seperti: liburan, memiliki rumah dan mobil sendiri, sampai biaya kuliah anak, dan dana pensiun. Planning yang bagus tentunya membutuhkan dana yang juga besar. Apalagi sobat tidak mempunyai pekerjaan sampingan.
Oleh karena itu, Sobat membutuhkan beberapa Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan gaji kecil agar planning yang telah disusun itu dapat tercapai. Jadi tak perlu galau atau bersedih dengan gaji kecil, utamakan untuk bersyukur dan mengelola gaji Sobat dengan baik. Simak uraian 12 Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan gaji kecil dari Investasi Dini.
1. Lakukan Penilaian Cicilan/Biaya Rumah
Banyak orang akan merasa kesulitan dalam mengatur keuangan di karena tanggungan yang dibebankan, KPR misalnya. Sebaiknya cicilan rumah tidak lebih dari 25% dari keseluruhan gaji yang diperoleh setiap bulannya.
Tips: Carilah KPR yang menawarkan cicilan paling kecil, atau jika belum sanggup mengambil cicilan rumah, sebaiknya carilah suatu kontrakan yang murah. Tentu ada beberapa penawaran yang disesuaikan dengan kemampuan. Kuncinya adalah Sobat harus rajin terus mencari informasi.
Jika memiliki rumah sendiri, Sobat dapat menyisihkan sebagian dari gaji untuk membuat tabungan atau berinvestasi. Jika masih lajang, Sobat dapat menyewakan kamar di rumah untuk 1 atau 2 orang teman. Uang hasil menyewakan kamar itu bisa membantu Sobat membayar cicilan menjadi lebih murah dan merupakan cara berinvestasi yang baik. Dengan cara seperti ini, Sobat dapat mencicil rumah dan menyisihkan sebagian uang untuk investasi lainnya seperti: tabungan dan dana darurat.
2. Rencanakan Belanja Bulanan dengan Matang
Cara Mengatur Keuangan Keluarga yang kedua adalah dengan Rencanakan Belanja Bulanan dengan Matang. Mengapa? Karena pemborosan terjadi Ketika sobat terlalu sering membeli barang yang bukan kebutuhan pokok sobat, padahal belum tentu barang tersebut kita butuhkan. Cara terbaik untuk menggunakan pendapatan yang kecil adalah membuat planning belanja bulanan dengan menggunakan anggaran yang tertulis.
Belanjakan uang sesuai dengan planning yang telah disusun itu. Ketika sudah waktunya membeli apa yang dibutuhkan, Sobat sudah memiliki anggaran untuk berbelanja. Tetapi jangan menggunakan uang melebihi anggaran yang telah disusun, karena uang yang tersisa sudah dialokasikan untuk keperluan lainnya.
Tips: Rencanakan anggaran bulanan secara tertulis, dengan membagi daftar pengeluaran menjadi dua, yaitu: keperluan utama dan keperluan tersier.
Keperluan utama antara lain: makan, biaya transportasi, tagihan listrik, air dan juga telpon, cicilan rumah, motor dan juga mobil dan lainnya. Sedangkan keperluan tersier antara lain: anggaran untuk shopping baju, traveling, sampai anggaran hangout dengan teman atau rekan kerja.
Merencanakan daftar belanjaan sangat efisien karena dengan belanja dalam jumlah grosir, harga akan jauh lebih murah, agar Sobat bisa lebih hemat untuk membeli makanan dan memiliki tabungan yang lebih banyak. Selain membiasakan diri membuat anggaran planning belanja bulanan, Sobat juga harus membiasakan diri untuk mematuhi anggaran keuangan yang sudah dibuat.
3. Membeli Barang yang Masih Layak
Cara Mengatur Keuangan Keluarga selanjutnya adalah dengan Membeli Barang yang Masih Layak. Perlu sobat investarian ketahui bahwa membeli barang bekas yang masih layak pakai bisa menghemat pengeluaran sampai 50%. Barang bekas yang layak pakai, seperti: furniture bekas, barang elektronik bekas. mobil bekas dan sebagainya. Selain lebih murah, banyak di antara penjual yang memberikan harga miring untuk braang bekas ini.
Tips: Membeli barang bekas yang masih layak pakai atau barang bekas dengan keadaan seperti barang baru akan sangat membantu Sobat untuk berhemat. Misalnya bagi sobat yang masih keluarga baru (Pastri baru) pasti sobat memerlukan perabotan bukan, Belilah meja bekas dan kursi furniture lainnya yang paling sobat butuhkan.
Belilah barang bekas di pasar bekas, toko kelontong atau pasar luak. Tetapi jangan lupa untuk menawar ya. Dengan sedikit olesan dan poleh dari cat, nantinya perabotan sobat akan terlihat seperti baru lagi.
4. Punyai Pengatur Suhu Otomatis
Pengatur suhu yang diprogram otomatis dapat membantu Sobat menghemat uang, supaya lebih mudah menyisihkan uang untuk tabungan. Pilihlah AC yang memiliki pengatur suhu dengan energi kekuatan yang terendah, supaya dapat hemat daya dan hemat uang, meskipun harga belinya sedikit lebih mahal daripada yang jenis biasa.
Tips: Walaupun sudah diprogram secara otomatis, Sobat masih dapat mengubah suhu rumah secara manual sesuai keinginan. Pengatur suhu yang canggih dapat dirasakan ketika pemilik menjauh dari rumah, karena fitur ini secara otomatis mengecilkan pemakaian daya, ini lebih efisien. Walaupun sedikit mahal, tapi lebih hemat kekuatan dan lebih awet. Saat ini sudah banyak AC yang didesain secara otomatis disesuaikan dengan kekuatan listrik yang dibutuhkan.
5. Gunakan Kartu Kredit dengan Bijak
Rencanakan Belanja Bulanan dengan Matang ke-lima adalaha dengan Gunakan Kartu Kredit dengan Bijak. Memang membeli sesuatu dengan menggunakan kartu kredit atau paylater memang sangat membantu kamu untuk keluar dari masalah finansial darurat. Banyak yang bisa kamu beli dengan metode kredit ini, seperti contoh membeli keperluan pokok sampai meminjam uang.
Tetapi kartu kredit juga dapat membuat Sobat terjebak dalam utang jangka panjang bila menggunakannya secara sembarangan. Penelitian telah menyatakan bahwa kartu kredit merupakan cara yang paling mudah menghabiskan uang, karena selain sejumlah uang yang dibelanjakan juga ada bunga dan biaya administrasi kartu kredit.
Tips: Jika Sobat tidak bisa mengendalikan belanja menggunakan kartu kredit, sebaiknya lupakan kartu kredit, jika ingin berhemat dan menyimpan uang. Kebiasaan menggunakan kartu kredit sembarangan akan membuat boros dan memberikan konsekuensi keuangan yang serius, jangan hingga rumah tangga ribut karena hutang kartu kredit.
6. Menghemat Pengeluaran untuk Beberapa Kesibukan
Sobat dapat melakukan beberapa kesibukan sekaligus untuk menghemat pengeluaran seperti: membeli makan siang sambil melakukan tugas di luar kantor. Hal ini akan membuat kamu lebih efisien dari segi pengeluaran karena tak harus repot memikirkan pengeluaran bahan bakar Ketika menggunakan motor.
Tips: simpanlah uang yang selisih ke dalam tabungan kamu. Apalagi bila rumah dekat dengan area kerja, Sobat dapat mengambil makan siang dan kopi di rumah sendiri. Selalu ada cara untuk menghemat uang untuk membuat tabungan, tergantung dari diri Sobat sendiri.
7. Mengurangi Naik Kendaraan Bermotor
Cara Mengatur Keuangan Keluarga berikutnya adalah dengan mengurangi membawa kendaraan. Sobat bisa berjalan kaki, naik sepeda atau naik kendaraan umum dibandingkan dengan menggunakan mobil untuk pergi ke toko atau bekerja.
Tips: Sobat bisa menghemat uang bbm dan Sobat juga akan mendapatkan manfaat tambahan, yaitu badan yang semakin sehat dengan banyak berolahraga.
8. Mencari Penghasilan Tambahan
Manfaatkan waktu yang dimiliki untuk mencari penghasilan tambahan. Ada banyak cara untuk mendapatkan tambahan penghasilan seperti: menjual pulsa, menjadi penulis tanggal, jualan online, dan sebagainya yang terpenting tidak mengganggu pekerjaan utama. Dengan mencari dan menghasilkan gaji dari pekerjaan sampingan sobat, maka sobat dapat menyisihkan lebih banyak uang untuk di alokasikan ke dana tabungan maupun investasi.
9. Mengurangi Kebiasaan Makan di Luar atau Pesan Makan Online
Makan sesekali di restoran dan pesan makan online tidak masalah, tapi jika hal ini menjadi suatu kebiasaan rutin akan menghabiskan gaji secara cepat. Harga makanan di restoran setidaknya sampai 4x lipat daripada makanan buatan sendiri. Belum lagi jika Sobat keseringan pesan makanan online, pasti biaya makan Sobat akan naik.
Tips: jika kamu sedang berhemat, maka kamu harus bisa membiasakan diri untuk membuat sendiri makanan di rumah. Usahakan untuk tidak terlalu sering menggunakan jasa pesan makan online atau nongkrong di restoran demi menghemat. Lakukan hal ini dan lihatlah hasilnya berapa uang yang bisa Sobat hemat dengan masak sendiri.
10. Manfaatkan Paylater dengan Bijak
Dalam mencukupi keperluan rumah tangga, Paylater bukanlah hal baru. Kemudahan mendapatkan pinjaman uang secara online lewat aplikasi pinjaman atau e-commerce ini bisa membuat Sobat khilaf.
Pastikan Sobat memanfaatkan paylater dengan bijak, bukan untuk keperluan yang sifatnya konsumtif atau menggunakan paylater karena ingin belanja bukan karena keperluan penting. Sobat harus memahami bahwa paylater sama dengan berutang, Sobat tetap harus membayarnya dan usahakan untuk tidak telat melunasi utang.
11. Pilihlah Paket Data yang Sesuai dengan Kebutuhan Sobat
Data internet sudah menjadi keperluan pokok bagi penduduk Indonesia. Apalagi kini semuanya serba online, mau itu urusan pekerjaan, dagang sampai sekolah/pendidikan, semuanya dilakukan secara online.
Otomatis Sobat pastinya perlu paket data internet atau koneksi Wifi di rumah. Biar hemat, usahakan untuk memilih paket data internet atau Wi-Fi yang disesuaikan dengan keperluan Sobat dan harga yang disesuaikan bujet.
12. Belanja Pakai Diskon, Gratis Ongkir, sampai Cash Back
Belanja makin hemat dengan memanfaatkan diskon, gratis ongkir sampai cash back saat belanja makanan ataupun barang keperluan lainnya. Sobat paham bisa menghemat banyak uang, apalagi jika Sobat pintar mencari diskon/promo saat belanja online atau offline.
Disiplin Itu Kunci Sukses
Ada banyak cara untuk menghemat uang jika Sobat mau melakukannya. Disiplin dalam menjalankan planning keuangan adalah kunci untuk mengatur gaji yang kecil. Gunakan beberapa cara diatas untuk mendapatkan situasi finansial yang sehat.
Coba hitunglah berapa banyak penghematan dari masing-masing cara dan simpan uang itu di bank sebagai dana darurat, atau ke rekening tabungan berkala untuk investasi.
Memanajemen uang memang suatu hal yang terbilang susah susah gampang untuk di lakukan sebagian orang. Jadi, jangan menyerah begitu saja. Sobat harus berusaha mencoba 12 Cara Mengatur Keuangan Keluargadi atas. Semoga suasana keuangan dan pendapatan Sobat akan menjadi lebih baik tahun ini.